Saiq Syahru Qadri

NGANJUK

Selamat Datang

Sejarah

Nganjuk dahulunya bernama Anjuk Ladang yang dalam bahasa Jawa Kuna berarti Tanah Kemenangan. Dibangun pada tahun 859 Caka atau 937 Masehi. Pada masa penjajahan Belanda, kabupaten ini disebut sebagai Kabupaten Berbek dengan Nganjuk sebagai ibu kotanya. Nganjuk mempunyai 20 kecamatan, 20 kelurahan dan 264 desa.

Foto sejarah Nganjuk

Wisata

Air Terjun Sedudo
AIR TERJUN SEDUDO
Sawahan

Air Terjun Sedudo adalah sebuah air terjun dan objek wisata yang mudah diakses menggunakan kendaraan.

Lihat lokasi Air Terjun Sedudo
Waduk Perning
WADUK PERNING
Jatikalen

Waduk Perning adalah wisata alam yang menjadikan salah satu tujuan seseorang menghabiskan waktu luang untuk bersantai.

Lihat lokasi Waduk Perning
Puncak Sekartaji
PUNCAK SEKARTAJI
Ngetos

Puncak Sekartaji adalah tempat pendakian yang ada di Gunung Wilis yang sangat cocok untuk pendaki pemula.

Lihat lokasi Puncak Sekartaji

Kuliner

Nasi Becek
NASI BECEK

Nasi Becek atau Sego Becek merupakan makanan khas Nganjuk yang telah dikenal sejak sekitar tahun 1915. Hidangan ini sekilas mirip soto, tetapi menggunakan daging kambing sebagai bahan utamanya.

Dumbleng
DUMBLENG

Dumbleng merupakan makanan tradisional sejenis dodol atau jenang yang terbuat dari tepung beras. Makanan ini biasanya menggunakan tumbu, yaitu wadah dari anyaman bambu. Meski kurang dikenal karena minim promosi, Dumbleng masih diminati di pasaran.

Pecel
PECEL

Pecel merupakan makanan tradisional yang terdiri dari berbagai sayuran rebus dengan sambal kacang. Hidangan ini biasanya disajikan bersama nasi, rempeyek, atau lauk tambahan. Meski juga dikenal di berbagai daerah, pecel khas Nganjuk memiliki cita rasa dan penyajian tersendiri.


Kontak

Foto Saiq Syahru Qadri
Tentang Saya

Saya Saiq Syahru Qadri, biasa dipanggil Saiq. Saya mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya jurusan D4 Teknik Informatika dengan NRP 3122600029.